Kalau ada aktivis murni bekerja untuk kemaslahatan orang banyak, saya salut. Tapi kalau ada aktivis yang memojokkan China (baca beritanya di sini) dengan menodong korporasi global, mungkin saya harus berpikir ulang. Masalahnya jika Sudan membeli senjata dari China, dan China tahun ini menjadi tuan rumah Olimpiade 2008, lalu mengapa waktu Amerika menyerang Irak tahun [...]
Arsip untuk April, 2008
Dream for China? Olimpiade ke Laut Aje…
Diposkan dalam beijing, competition, olympics, politics pada April 27, 2008 | Leave a Comment »
Ibu-ibu Pasar Mau Geledah Ruang Kerja DPR, Boleh?
Diposkan dalam KPK, corruption, institutionalism pada April 24, 2008 | 1 Komentar »
FENOMENA MEDIA KITA
Setiap hari selain asupan berita serius via Detikcom atau Harian Kompas, saya masih memantau iklan dan berita gosip. Nah, kalau gabungan berita serious-dash-gossipy, mungkin saya baru temukan di berita, misalnya, ada seleb yang naik daun karena menikah dengan penyanyi dangdut lalu mau cerai, tak jadi cerai tapi tertangkap KPK. Atau ada penyanyi dangdut [...]
Into Micro Thing
Diposkan dalam economy, microeconomics pada April 23, 2008 | Leave a Comment »
Really micro thing.
Learn substitutes. Be it class or unitary.
Learn here.
(I am too bz with my own startup, into details, that’s what I really like. I got lost in translation.)
Apa bedanya air kotor dengan air bersih?
Diposkan dalam public policy pada April 20, 2008 | 3 Komentar »
Pertanyaan yang tak perlu dijawab.
“Sebuah got depan rumah” adalah hasil dari rendahnya kemampuan bernalar institusi negeri ini sejak merdeka. Jalur air kotor dan jalur air bersih (atau air hujan) adalah mutlak dibedakan sejak membangun fondasi sebuah rumah. Jika tidak, maka yang terjadi adalah saluran depan rumah itu membawa campuran air hujan dan air kotor yang [...]
Green Festival–eh salah–Green Ceremonial!
Diposkan dalam public policy pada April 20, 2008 | 5 Komentar »
Pagi ini saya kesal sama pegawai tetangga yang merusak tanaman sirih yang merambat di pagar “bersama”. Saat ia mencerabut akar, saya langsung berteriak “Aduh!” Setiap hari saya sirami, saya kagumi hijaunya daun dan semilir bau sirih. Saat dirusak, rasa sesak di dada langsung terasa.
Seperti rencana saya dan suami kemarin (juga karena ingin mengendapkan rasa kesal [...]