Kemarin Mas Eep Saefulloh Fatah mengupas soal USIA calon presiden yang akan datang, dan artikel Golkar “kalah” di beberapa ajang Pilkada.
Hari ini di koran yang sama halaman satu ditampilkan foto sesosok politisi muda (lahir tahun 1968), ganteng, doktor (ilmu politik UI) yang berdiri sementara para seniornya duduk. Lebih menakjubkan lagi beberapa wakil rakyat dari partai lain yang bertepuk tangan melihat aksi ini.
Aksi ini dilakukan dalam rangka memutuskan hak angket atas kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM. Penggunaan hak angket wakil rakyat hingga hari ini tak pernah mengarah ke impeachment. Toh kalau di-impeach, masa kepemimpinan presiden yang sekarang tinggal menghitung hari (tak lebih dari 365 hari bukan?).
Apa yang bisa kita baca di halaman pertama Kompas dalam beberapa hari terakhir ini? Bahwa elit di Jakarta sudah kehilangan pesona? Bahwa dibutuhkan tokoh mirip Barack Obama untuk menggaet suara 2009? Asal jangan punya skandal seks, ia tak akan rontok di tengah jalan seperti Jack Ryan, kandidat dari Partai Republik yang “hanya” mendatangi klub seks bersama [mantan] istrinya artis Jeri Ryan. Kalau di sini, terjemahannya bisa: YZ dan handphone porno.
Siapapun… minumnya henpon-nya jangan ada kameranya. Mudah-mudahan Mas Yuddy mawas diri. Good luck.
