Sehat adalah murah. Antidot-nya adalah sakit. Sakit itu berarti bayar dokter Rp 120 ribu, rontgen Rp 150 ribu, cek darah-dahak-feses Rp 400 ribu dan obat antibiotik dkk sebesar Rp 450 ribu. Mahal.
Harga itu masih terbilang masuk akal dibanding jika harus ke Singapura atau ke rumah sakit swasta, mengingat harga itu adalah Rumah Sakit Umum Pusat [...]
Arsip untuk Mei, 2009
Manajemen Sakit dari Sebuah Rumah Sakit
Diposkan dalam capres, chaos, crisis, economy, election, ethics, health, kesehatan, leader, pelayanan kesehatan masyarakat, planning pada Mei 25, 2009 | Leave a Comment »
Google Books Settlement for Indonesia’s Sake
Diposkan dalam books, buku, content, cyberculture pada Mei 21, 2009 | Leave a Comment »
Tak banyak orang [Indonesia] tahu Google membuka fasilitas pencarian buku itu sejak 2004. Tak banyak dari mereka juga yang tahu bahwa tanggal 10 Juni 2009 menjadi hari bersejarah bagi kelangsungan hidup penulis seluruh dunia saat Pengadilan Federal Amerika Serikat memutuskan. Tak banyak juga yang tahu hitung-hitungan 7 juta judul dikalikan USD 750 per judul = [...]
Sebuah renungan malam…
Diposkan dalam technology, theory, Label manusia, technology, teknologi pada Mei 18, 2009 | 2 Komentar »
Ada batas minimum suatu teknologi, sehingga manusia harus memiliki kemampuan tertentu. Memakai sepeda atau surfing the net, ia harus mampu mengerti pedal atau tombol menggunakannya. Bahkan menggenggam sebuah pisau, seseorang akan mendapatkan manfaat dan hasil terbaik jika ia memegang gagang pisau dan benda yang akan dipotong secara harmoni.
Mengandalkan internet dalam kehidupan sehari-hari, manusia pun harus [...]