RSS

Kampanye Kompetitif

23 Nov

Hillary Clinton mengajukan proposal kerja sepuluh tahun mendatang (jika ia terpilih menjadi presiden Amerika Serikat/AS kelak), yaitu advokasi terhadap pemanasan global dan independensi AS dari ketergantungan energi. Proposalnya termasuk riset dan pengembangan ethanol, serta pemanfaatan dan produksi bahan bakar bio. Atas pernyataan ini Barack Obama kemudian mengeluarkan pernyataan terbuka:

“It’s hard to believe that she is a strong ethanol supporter given her track record and this is something that represents a major reversal and what we need is consistency on these issues.”

Apakah itu pernyataan terbuka, ataukah “gerilya” melalui blog terhadap kampanye Senator Clinton menuju Gedung Putih, semuanya adalah upaya yang sering dijalankan kandidat kompetitor. Saya digg (menemukan) 4372 blog yang menulis tentang Clinton dan kampanyenya, dengan judul artikel, di antaranya:

  • Hillary Clinton deceives biggest campaign contributor Peter Paul, steals business partner, destroys company, plants false media stories, corrupts judiciary.
  • Hillary’s voice caught on tape amazing proof of purgery, obstruction of justice, corruption, direct involvement in felony fundraising.
  • Crime on tape.
  • Largest fraud in election history.

Beberapa memang ditulis dalam nada tidak simpatik. Lazim adanya jika Senator Clinton yang telah memiliki citra kuat sebagai kandidat dengan pengalaman hidup di dalam Gedung Putih dan kompetensi diri ini kemudian terkesan menjadi ikon yang telah teruji “through thick and thin”. Bayangkan sebagai seorang istri ia pernah berhasil melalui masa sulit (heboh Monica Lewinsky); hal ini tentu menjadi poin tambahan bagi simpatisan ibu rumah tangga. Beliau adalah kandidat yang kian populer tiap harinya. Lebih enak lagi, naik turunnya hasil polling popularitas (dan kemungkinan menang) dari setiap kandidat presiden di setiap negara bagian dipantau dan ditampilkan di beberapa blog secara berkala.

Di Indonesia, sebuah negara yang memang sedang belajar memilih pemimpin secara demokratis, pola-pola kampanye dan pemantauan seperti ini telah juga diterapkan. Sayangnya, tak cuma yang alamiah yang diangkat, terkadang yang berbau hitam juga kerap dilakukan. Isu paling cepat naik adalah korupsi selain skandal seks. YZ adalah satu contoh kandidat pemimpin yang tak bisa naik lagi karena isu terakhir ini. Untuk isu korupsi, banyak pemimpin daerah berprestasi “diobok-obok” reputasinya, walau itu hanya berdasarkan “heresay corruption action”. Banyak sudah demo, pelaporan, dan penyerahan bukti ke KPK yang kemudian melemahkan posisi sang kandidat. Siapapun yang memiliki bolong masa lalu apalagi tidak memiliki akar kuat, silakan tumbang.

Untuk menghadapi segala kemungkinan yang datang dari kandidat kompetitor (atau orang bayaran sang kompetitor), tirulah pohon kelapa yang tinggi menjulang dan turut bergoyang biar diterpa angin besar. Buatlah langkah antisipatif hingga troubleshooting jika ada isu yang diangkat kompetitor. Be a good game theorist.

Ada beberapa daftar tips untuk kandidat pemimpin daerah (yang saya kutip dari materi training di Prasasta, www.prasasta.com):

Tips Media

  • jangan biarkan reporter berita mengambil kendali wawancara Anda, duduklah di sebelah penasihat media Anda setiap menjawab isu apapun. Buatlah pesan yang jelas singkat, dengan aturan main yang jelas pula. Jangan lari dari situ.
  • jangan terjebak dengan pertanyaan “mengapa Anda mau ikut menjadi kandidat, dan alihkan semua adalah untuk kepentingan masyarakat yang memilih Anda.
  • pastikan semua headline dan sub-headline di media cetak mengangkat Anda dari sudut pandang positif.

Tips Public Speaking:

  • biasakan berbicara dengan tanpa podium untuk menghapus jarak dengan publik Anda. Gunakan podium hanya untuk diskusi alamiah.
  • berpakaianlah sesuai dengan tempat, jangan salah kostum. Tak perlu Anda selalu mengenakan baju identitas, gunakan baju motif daun sederhana jika berada di tengah para petani, misalnya.
  • awali pembicaraan dengan proses interaksi bersama publik di hadapan Anda.
  • siapkan cerita untuk setiap panggung, dan hati-hati untuk sisipan humor jika memang Anda mampu menyampaikan dengan baik. Pertanyaan awal seperti “Tolong angkat tangan bagi yang lulus SMA?” jika ingin mengangkat isu edukasi dalam paparan Anda.

Tips Strategi:

  • jangan selalu mengubah strategi jika terbentur di satu isu. Jalankan setiap isu dengan konsisten.
  • kampanye adalah target; waktu, uang dan pesan. Bedakan pesan antara seorang bapak dua anak dengan seorang nenek dan duduk di kursi roda. Tanyakan diri Anda, apakah isu (dan foto saya berdua dia) memberi dampak terhadap pemikiran si bapak atau si nenek ini.
  • jangan lupa membentuk tim audit (pra dan pasca) kampanye yang baik, untuk menjadikan kampanye Anda sebagai kampanye yang cerdas terpercaya.

Tips Interaktivitas Publik

  • siapkan situs dan mailing list yang terpantau dan ter-update setiap waktu.
  • siapkan perangkat publikasi pemikiran (newsletter) yang dikirim berkala ke setiap orang yang ingin memilih Anda.
  • kirimkan publikasi ini hanya dalam periode satu bulan, beberapa saat sebelum waktu pemilihan berlangsung, untuk mendapatkan dampak yang lebih intensif.
  • gunakan penulis materi kampanye Anda yang selalu melihat rasio 1:2 aas penempatan kata “Saya” dan “Anda”.

Tips Kompetitor

  • buat daftar 10 langkah yang akan dilakukan kandidat kompetitor, dan beri peringkat mulai dari yang moderat hingga yang gerilya.
  • jika daftarnya lebih dari 10, bersiaplah dengan upaya membersihkan diri hingga skema mitigasi dari isu itu.
  • jika kompetitor Anda membuat suvenir lucu seperti dompet, bola, atau boneka untuk dibagi-bagikan, tak usah turut serta; fokuskan diri pada strategi di awal.
  • selalu pantau media yang dikelola kompetitor Anda.
  • untuk isu yang diangkat kompetitor terhadap Anda, jangan dibalas; sebaiknya fokuskan pada dirinya yang gila kekuasaan untuk menghalalkan segara cara.
Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 23, 2007 in campaign

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: