RSS

Arsip Harian: Desember 19, 2007

Ind-novate?


Museum Kerkhoven, Lembang belum dibuka untuk umum?

Pak Guru Setiyana (Kompas halaman 16 hari ini) harus membuat alat peraga sendiri?

Lalu kenapa yang dikirim ke ITU bukan duo-menteri (Menkominfo dan Menristek) sekalian? Masalah kapling atau leading sector?

Ini hanya sekelumit permasalahan Indonesia belum paham betul faktor T dalam kehidupan sehari-hari. Kemarin saya menonton “Meet the Robinsons” dan hari ini anak saya menonton “Robots” yang mengangkat tokoh utama “innovator & inventor” mulai dari sekadar mesin pembagi rata peanut butter & jelly di atas roti hingga mesin waktu. Menonton sinetron seragam SD hingga SMA, yang muncul melulu bentak dan tangis.

Fortune edisi 3 Desember 2007 mengupas sedikit forum internasional BT-Fortune Innovation Summit-Asia, yang mungkin bukan mainan birokrat negeri ini (lihat www.biggerthinking.com). Ind-novate? Yuk…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 19, 2007 in technology

 

Situs Direktori Pemerintahan


Ada satu hal paling mendasar dalam frasa “kebijakan publik”, bahwa kebijakan dibuat untuk kemaslahatan publik. Pengambil kebijakan adalah orang yang diberi amanat [oleh publik]. Banyak penjabaran alamiah dan termutakhir yang bisa dipaparkan, tapi yang ingin dibahas kali ini adalah situs direktori pemerintahan sebagai bagian dari pemerintahan yang bertanggungjawab terhadap rakyatnya.

Silakan membuka www.direct.gov.uk dan bandingan dengan www.indonesia.go.id, dan bila diperhatikan kedua situs direktori pemerintahan ini memiliki “nyawa” yang berbeda. Situs direktori Inggris melulu mengangkat pelayanan publik di segala sektor dan memudahkan proses administrasi rakyatnya. Dibagi dalam kategori:

* Crime, justice and the law
* Education and learning
* Employment
* Environment and greener living
* Health and well-being
* Home and community
* Money, tax and benefits
* Motoring
* Rights and responsibilities
* Travel and transport

Bandingkan dengan http://www.indonesia.go.id:

* Profil Indonesia
* Visi Misi Dan Strategi
* Departemen/Kementerian
* Perwakilan Negara
* Pemerintah Daerah
* LPND
* BUMN/BUMD

“Aku adalah pengambil keputusan negeri ini” dan “aku adalah pelayan publik negeri ini” adalah dua hal yang berbeda.  Saya menemukan situs Sragen (www.sragen.go.id) sebagai situs sederhana yang memakan waktu lama dibuka, dan situs www.kebumen.go.id sebagai ajang kampanye Pilkada 2008. Sragen mencantumkan “Pelayanan Publik” namun hanya nomor telepon dan alamat kantor polisi dan lain-lain. Kebumen lebih banyak lagi daftar direktori alamat dan nomor telepon, namun memiliki banyak ghost link atau bagian yang tercantum namun tak bisa diakses.

Yang sama dari situs-situs pemerintahan Indonesia adalah: tak ada informasi detail “how to” yang menjelaskan kepada publik tentang segala peraturan perundangan. Situs adalah salah satu bentuk good governance dalam rangka menjalankan amanat dan semangat reformasi di negeri ini. Situs pemerintahan daerah adalah cara untuk mengkomunikasikan kesepakatan atas aturan main di daerah tersebut. Satu yang mungkin bisa membantu di waktu dekat adalah apabila situs-situs pemerintahan juga mencantumkan Q&A (questions & answers) bagaimana menjadi rakyat Indonesia yang baik. Bagaimana?

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 19, 2007 in good governance