RSS

Book of The Day

02 Feb

Kum Kum bahas NY Times!

kumkum.8thman.com

Memang saya yang telat beli buku Kum Kum yang satu ini (terbit 2006), dan terus terang juga ini bukan Kum Kum karakter film kartun zaman saya SMA (SMU?) dulu. Ia adalah kawan saya yang produktif. Saya kagumi Kum Kum karena memang selain produktif juga tajam terpercaya (aktual juga?). Nama aslinya Ignatius Haryanto, dulu di kampus dia dikenal dengan panggilan Kum Kum karena memang seperti Kum Kum. Pintar. Gembul pipinya. Walau kurang licin dibanding Kum Kum sang kartun.

Kali ini Kum Kum menulis satu topik yang sedang saya gemari: Krugman di New York Times (NYT). Tapi Kum hanya menulis New York Times “Menulis Berita Tanpa Takut atau Memihak”. Walau ada sedikit salah ketik nama (seperti Henri Subianto, seharusnya Henry Subiakto), secara menyeluruh buku ini membuka mata saya tentang jurnalisme yang tajam terpercaya sesungguhnya. Dahulu saya mengekang diri saya dari topik “jurnalisme” secara mendetail, karena memang fokus saya lebih kepada hal-hal yang lebih teknis. Hari ini pun tidak berubah, tapi karena New York Times menjadi pegangan bacaan pagi-siang-malam selain detikcom dan iht.com, curiosity killed the cat, saya harus membaca kupasan Kum Kum tentang NYT ini.

Kum membuka dengan kasus plagiat dan kode etik internal NYT yang bisa di-download (saya coba cari di situs internet, tapi belum ketemu). Kum kemudian mengupas sedikit tentang sejarah pendiri NYT, Adolph Ochs yang diturunkan ke menantu lelakinya hingga sekarang sudah keturunan keempat, Arthur Ochs Sulzberger, Jr.

Setelah itu, rekaman prestasi dipaparkan yang membuat NYT ngetop sebagai pemborong Pulitzer dari tahun ke tahun, bahkan khusus NYT panitia Pulitzer membatasi berapa banyak yang boleh digondol NYT dalam setahunnya. Terakhir Kum juga mengangkat krisis, penanganan, dan harapan ke depan bagi NYT.

Tulisan Kum ini tak terlalu tebal (119 halaman, ukuran kertas setengah A4), tapi yakinlah berkas penelitian yang dilakukan Kum berpuluh-puluh kali lipat jumlahnya. Saya terkadang suka heran saya orang yang mampu merangkum sekian banyak data informasi dan menyajikannya kembali secara ringkas dan jelas. Salut untuk Kum, dan masih banyak tulisan Kum di masa depan yang terus akan saya koleksi. Seperti NYT, tulisan Kum ini juga patut mendapat penghargaan. Serius!

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 2, 2008 in books, buku, journalism, jurnalisme, newspaper

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: