RSS

Belajar dari Seth Godin

06 Feb

seth_godin_4.jpg   coffee_machine.jpg

(squarespace.com) 

Seth Godin adalah sosok yang mudah diingat. Trademark kepala botaknya menghiasi sampul buku-bukunya. Membaca tulisan-tulisan Godin di blognya (sethgodin.typepad.com) seperti kuliah jarak jauh. Bahasanya renyah dan isinya mencerahkan. Salah satunya adalah soal kopi di Starbucks. “Espresso, Hot Coffee, Biscotti, Frappucino® blended beverage” bukan produk utama Starbucks. Sesungguhnya Starbucks menjual biji kopinya! Yang tersedia di menu itu hanya icip-icip saja.

*POUTS* silly of me!

Saya suka sekali membeli biji kopi giling di Kafe Espresso, bukan hanya rasanya tapi juga “pikir-pikir lebih murah seduh kopi sendiri daripada nongkrong di kafe untuk segelas kopi seharga pemasukan sehari seorang tukang ojek kampung”.

Danke schoen, Mr Godin. Mulai dari sekarang saya akan perhatikan dan bedakan “dagangan antara” dengan “dagangan sesungguhnya”. Tapi maaf, Sir, buku Anda di negeri saya muahal tenan... saya hanya langganan isi blog Anda saja, ya?

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 6, 2008 in Blogroll, books, seth godin

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: