RSS

Titik Tembak Struktur Pasar Pertanian

26 Feb

Sulit mengubah kebijakan menjelang Pemilu? Bagaimana jika kita balik saja, Pemilu ditunda dulu…

(lihat Kompas pagi ini halaman 17)

Bayangkan jika setiap lima tahun seluruh masyarakat Indonesia harus mengalami siklus seperti ini: tak ada lagi sustainable agriculture yang dipetakan oleh Pemerintah. Subsidi pupuk bukanlah hal yang utama jika sektor hulu melakukan efisiensi dengan meningkatkan produktivitas. Jika tak ingin “diperbaiki” sebaiknya jangan menjadikan Pemilu sebagai alasan. Tak bijak.

Yang terjadi adalah masalah institusional. Dahulu ada sistem klompencapir (baca: “penyuluhan”) menjadi salah satu upaya membuat petani cerdas dan lebih mawas lingkungan. Sekarang semua upaya pemerintah lebih banyak difokuskan ke kebijakan fiskal an sich, tak lagi padu-padan dengan upaya penguatan institusional. Baca di sini dan di sini.

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 26, 2008 in public policy

 

One response to “Titik Tembak Struktur Pasar Pertanian

  1. triana pratiwi

    Februari 26, 2008 at 4:59 pm

    Saya mohon,pemerintah harus tegas, dan jangan cuma ngomong. Kasihan orang-orang kecil, yang tidak bisa apa-apa. Jangan asal menaikkan harga. Terima kasih. Wassalam.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: