RSS

Diseminasi Informasi Gaya Afsel, Mali, India dan Kamboja

07 Mar

Untuk negara berkembang macam negeri ini, ada baiknya kita belajar dari negara berkembang lain untuk pengelolaan “diseminasi informasi” (oh how I really despise it when this phrase is used as a DG of government office… simplify simplify your mind, please!)

Bushmail

solusi email yang bisa digunakan via frekuensi radio HF di Afrika.

CanTV

mendistribusikan stream video melalu Wi-Fi (dari stasiun radio ke stasiun TV di Mali) dengan penerima khusus (antena yang dibangun dengan alat seadanya di daerah itu).

Computer On A Stick (COS)

adalah bootable portable USB drive yang bisa dijalankan di sistem operasi tersendiri dengan berbagai aplikasi kerja dan internet.

e-Granary Digital Library

adalah perpustakaan dengan jutaan sumber pendidikan bentuk digital yang terhubung dengan sekolah di Afrika dengan cara men-download ke komputer dan memasang kemudian ke jaringan internal.

Freedom Toaster

seperti warnet tapi lebih memfokuskan sebagai kios “Bring ‘n Burn” yang mudah dijumpai di area ramai, menyediakan produk digital gratis, termasuk piranti lunak, foto/grafis, musik, dan literatur (pdf).

Hole-in-the-Wall

adalah contoh pendidikan dengan sedikit campur-tangan, di mana warnet itu ditempatkan di desa atau daerah kumuh yang khusus dibuat untuk anak-anak usia sekolah saja.

Internet Village Motoman

menggunakan sepeda motor yang berkunjung ke desa-desa di Kamboja, masyarakat bisa mengunjungi situs untuk upload-download materi di internet.

The United Villages Initiative

yang dibangun masyarakat India ini adalah pengembangan konsep di Kamboja ini dengan menyediakan “drive by Wi-Fi” melalui “DakNet” yang menggunakan kendaraan bus atau station wagon yang memiliki antena short-range Wi-Fi.

loband

adalah layanan yang menyerdehanakan halaman situs agar lebih mudah di-download dengan koneksi internet yang lamban.

Samurai

adalah inisiatif masyarakat Brazil yang menggunakan cakram CD-R yang didistribusikan langsung dengan jaringan Linux yang mampu menyimpan file untuk disediakan di terminal komputer secara umum.

Whizzy Digital Courier

adalah proyek di Afrika Selatan yang mendistribusikan data (biasanya email tapi juga isi situs yang telah di-cached) yang ditempatkan ke tempat yang tak memiliki koneksi internet; yang kemudian diambil tengah malam saat biaya sambungan dial-up lebih murah, atau bisa diambil dengan menggunakan USB memory stick.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 7, 2008 in information, infrastruktur

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: