RSS

Malam Perenungan

07 Nov

Bencana pasti datang, kapanpun ia mau, berapapun besarnya. Negeri indah yang terletak di Cincin Api ini seharusnya mengenal baik lingkungannya — sebaik Mbah Marijan mengenal gunungnya. Para pemimpinya pun selayaknya lebih mampu daripada para pemimpin Mataram dahulu. “Tanggap darurat” tak boleh menjadi jargon kosong, karena mengenal lingkungan berarti mengenal kapan manusianya harus menyingkir dan mengikuti apa maunya alam. Seperti pohon kelapa di pinggir pantai, seperti sungai yang mengalirkan lahar…

Turut simpati atas musibah yang melanda negeri ini. Turut berduka saya sampaikan ke keluarga korban meninggal dan luka di Wasior, Mentawai, seputar Gunung Merapi… dan beberapa tempat lainnya di negeri ini.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 7, 2010 in crisis, curhat

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: