RSS

Arsip Harian: Februari 18, 2011

Distribusi Film Hollywood ke Indonesia Dihentikan


Selamat untuk para penggiat sinema dalam negeri. Selamat juga bagi distributor film Eropa dan film indie seluruh dunia. Dalam berita di Detikhot, baca di sini, alasan penghentian dinyatakan bahwa bukan karena “neverending story of Glodok piracy”. Kalau soal pembajakan, sungguh bukan kesalahan pemerintah yang tak mampu memberantas “pembajakan” kekayaan intelektual macam film layar lebar ini. Debat tentang ini terus terjadi di masa “abundant content” dan “open source” hari ini (klik sini untuk membaca salah satu perdebatan itu di Amerika Serikat sendiri). Impor film dari Hollywood yang terhenti bukan langkah pamungkas membasmi pembajakan, dan sayangnya penghentian ini akan menjadi salah satu faktor penyubur baru bagi bisnis DVD di Indonesia.

Yang menjadi “alasan Hollywood” kali ini adalah pajak berlapis, mulai pintu masuk di bandara (pajak barang mewah) hingga pintu keluar bioskop di daerah-daerah (atau pajak daerah, walau porsi penonton di Jakarta masih dominan). Di Detikhot, jelas sekali kok pihak 21 atau movie distributtion monopolist di Indonesia tak bisa menanggung pajak itu sendirian dan ingin dibebankan ke distributor film di Hollywood. Sayangnya, mungkin kalau saya benar, adalah ketetapan hati Hollywod untuk terima uang itu “bersih” dengan harga paket yang selama ini “naik-naik ke puncak gunung”.

Pihak 21 pastinya sudah mencari alternatif film layar lebar atau bioskopnya akan kosong melompong. Tak terkecuali yang baru direnovasi besar-besaran di beberapa titik. Pihak distributor film lain di Indonesia, atau mungkin bisa disebut sebagai fringe competitors, seperti Blitz atau siapapun, bisa menjadi pihak yang bernegosiasi dengan Hollywood. Sepertinya hanya penjudi sejati yang mampu bernegosiasi di saat semua serba mahal. Jangan lupa, menonton film adalah kebutuhan tertier… masih kalah dengan pamor cabe yang pernah menjadi faktor dominan atas pergerakan harga 9 bahan pokok (sembako).

howstuffworks.com

PS. di bawah ini saya berdialog dengan seorang sahabat, dan kutipannya adalah sebagai berikut:

“Mbak Mitra, pajak itu adalah bentuk proteksi terhadap industri lokal. Pajak di China lebih besar daripada kita kok, tapi pasar di China jauuuh lebih besar dari kita. China itu lebih ketat bahkan soal content film. Warner Bros bahkan tetap keukeuh produksi film di China, yang tak boleh diterjemahkan ke bahasa lain di pasar luar China. Warner Bros mengeruk keuntungan dari milyaran orang yang nonton dengan sejublak aturan main pemerintah China.

Btw, selama ini, walau sudah ada Blitz, tetap pintu distribusi ada di 21. MPA itu asosiasi yang selalu kumandangkan Indonesia “red hot” untuk pembajakan (padahal materi filmnya atau kepingan plastik DVD-nya dari Malaysia atau China). Ini bisa jadi momentum buat MPA mendeklarasikan sikap kepada pemerintah kita yang tak mampu negosiasi setinggi China.”

 

Tag: , , ,

Konsep Uang di Awal Kuliah


Di bawah ini ada beberapa jawaban mahasiswa di kelas saya yang menjawab atas pertanyaan, “Apa arti uang bagi kamu?” Saya biarkan tanpa nama dengan harapan bahwa di akhir kuliah saya dan seluruh isi kelas mendapatkan pencerahan. Semoga.

Inilah jawaban mereka:

1. Bagi saya, dalam arti luas uang adalah alat tukar yang sah. Namun berdasarkan pengalaman saya, dalam arti sempit uang merupakan faktor yang amat sangat penting untuk membina suatu hubungan percintaan. Dengan kehadiran uang, suatu hubungan akan berjalan damai, tentram dan harmonis.

2. Uang, bagi saya, adalah suatu benda yang digunakan untuk membeli barang atau jasa yang dibutuhkan dan diinginkan. Uang juga dijadikan sebagai pengukur kekayaan seseorang. Uang merupakan suatu hal yang harus dikelola dengan bijak.

3. Uang bukanlah segalanya, tapi segalanya butuh uang. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi bahagia dapat didapat dengan punya banyak uang. Oleh karena itu, mari kita mencari uang namun dengan cara yang halal.

4. Uang adalah sebuah hasil dari usaha dan kerja keras diri sendiri. Kita dikatakan memiliki uang ketika kita sudah dapat menghasilkan uang sendiri, bukan diberikan oleh orang lain. Uang terkadang dapat dikatakan sebuah kebahagiaan, tapi kebahagiaan tidak selalu uang dan karena uang.

5. Uang adalah alat yang digunakan untuk dapat membeli kebutuhan. Sejak kecil saya selalu bermasalah dengan uang karena apa yang saya butuhkan seringkali tidak bisa dipenuhi lantaran alasan uang. Karena itulah salah satu impian saya adalah kelak uang tidak lagi menjadi masalah bagi saya, keluarga dan orang-orang di sekitar kita.

6. Uang adalah alat tukar. Fungsinya untuk ditukarkan dengan apapun yang kita butuhkan dan inginkan. Selama barang-barang tersebut tidak berkaitan dengan sisi emosional seseorang. Tidak hanya sebagai alat yang ditukarkan tapi juga sebagai alat yang “menggerakkan”.

7. Uang merupakan sesuatu yang dianggap penting oleh manusia, karena uang adalah alat yang penukar dibutuhkan untuk membeli barang-barang. Namun yang seringkali menjadi pemicu pertengkaran antar-manusia karena kesalahpahaman mengenai uang itu sendiri.

8. Uang bagi saya adalah suatu benda yang penting karena banyak sekali aspek dalam hidup ini yang membutuhkan uang. Terlebih di era modern seperti ini yang sebagian besar kebutuhan hidup dibeli dengan uang, mulai dari sandang, pangan, papan, dsb. Jadi bisa dikatakan untuk zaman sekarang ini, manusia hidup tidak hanya membutuhkan oksigen untuk bernafas tetapi juga membutuhkan UANG untuk “bernafas bebas.”

9. Uang merupakan hal yang penting salah satu hal yang penting dalam kehidupan. Selain sebagai alat tukar untuk mendapatkan suatu barang yang kita inginkan, uang juga dapat menentukan kesejahteraan hidup manusia. Kita dapat menggunakan uang untuk memenuhi kebutuhan, fasilitas dan menggunakan uang untuk usaha agar dapat menghasilkan uang yang lebih banyak lagi.

10. Tidak dapat dipungkiri bahwa uang memegang peranan penting dalam hidup ini, baik hidup saya ataupun orang lain. Uang dapat membantu saya memenuhi kebutuhan dan keinginan saya, bahkan termasuk untuk mencapai mimpi saya pun membutuhkan uang. Sayangnya, saya bukan orang yang memiliki banyak uang, maka dari itu sebelum mewujudkan mimpi saya, saya akan berusaha mengumpulkan uang dahulu sebagai modalnya.

11. Bagi saya, uang adalah suatu komponen yang cukup vital dalam kehidupan. Pada zaman sekarang ini, uang mengatur hampir seluruh aspek dalam keberlangsungan suatu masyarakat. Maka, kalai kita sampai salah mengelolanya, bisa menimbulkan suatu masalah yang cukup besar.

12. Uang adalah salah satu sarana untuk mencapai tujuan, salah satunya sejahtera hidup, hahaha. Dengan adanya uang kita dapat merasakan atau menuju bahagia. Meskipun tidak selalu menjaminnya.

13. Uang bagi saya adalah sebuah alat pembayaran. Dengan uang kita bisa mendapatkan barang-barang atau jasa yang dibutuhkan.

14. Uang bagi saya adalah sebuah benda yang digunakan untuk mendapatkan benda lainnya. Dalam artian, yang memiliki nilai untuk mendapatkan / membeli suatu barang. Uang juga bisa dijadikan simbol atau tolak ukur untuk menghitung kekayaan.

 

MANAJEMEN KEUANGAN STASIUN TV

IKP 2009

Depok, 7 Februari 2011

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 18, 2011 in -nomics, economy, money

 

Tag: , ,