RSS

Tugas MKTV: Inefficient

26 Feb

Inefficient secara bahasa berarti in-efesiensi atau tidak efisien. Dalam ekonomi hal-hal yang bersifat tidak efisien akan menjadi sesuatu yang sangat dihindari dan harus ditiadakan karena akan berakibat terjaidnya kerugian. Ketidakefisienan di dalam ekonomi secara umum dapat diartikan sebagai suatu hal yang terjadi apabila ssuatu aktivitas yang dilakukan tersebut tidak mempunyai nilai tambah terhadap kegiatan namun tetap dilakukan atau dimasukkan ke dalam kegiatan tersbeut. Sesuatu yang tidak efisien tersebut tidak memberikan value apapun terhadap kegiatan ekonomi. Hal ini tentu menyebabkan terjadinya kemubaziran atau kesiasiaan. Sehingga harus dilakukan suatu pemotongan siklus aktivitas yang tidak efisien tersebut.

Inefficient economic dapat dilihat dari dua sudut pandang ekonomi yang berbeda, yaitu :
• Secara Makro
Secara makro, ketidakefisienan ekonomi dapat dilihat pada hal negara. Dalam suatu negara, penggunaan uang harus dilakukan secara efisien agar tujuan negara dan kesejahteraan rakyat dapat terwujud secara tepat. Jika terjadi ketidakefisienan penggunaan negara seperti dengan terjadinya kebocoran-kebocoran penggunaan uang maka kesejahteraan rakyat yang dicita-citakan akan menjadi sulit untuk dicapai. Contoh ketidakefisienan tersebut adalah dengan banyaknya terjadi kasus-kasus korupsi yang mengambil uang rakyat dalam jumlah besar. Yang menikmati uang tersebut justru pihak-pihak yang tidak berhak dan malah merugikan, seperti kasus Gayus Tambunan yang merekayasa pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan-perusahaan besar. Hal ini tentu merugikan negara begitu besar. Padahal dari kegiatan yang tidak memberikan value terhadap negara tersebut, uang yang dikorupsi tersebut dapat dipergunakan oleh negara untuk membangun sarana dan prasarana seperti sekolah, jembatan, rumah, dan lainnya untuk rakyatnya. Namun yang terjadi akibat ketidakefisienan tersebut adalah kerugian dan penderitaan serta ketidaksejahteraan rakyat.
Di kasus makro, yang harusnya bertanggung jawab terhadap terjadinya ketidakefisienan ekonomi ini adalah presiden dan para menteri, karena telah membuat rakyat menjadi semakin susah karena sekolah yang semakin mahal, pengangguran yang meningkat, kesehatan mahal, dan berbagai kasus lainnya.

• Secara Mikro
Secara mikro ketidakefisienan ekonomi dilihat pada perusahaan. Pada sebuah perusahaan, dikatakan terjadinya ketidakefisienan ekonomi jika adanya penggunaan modal atau asset yang tidak memberikan keuntungan terhadap perusahaan tersebut. Misalnya sebuah perusahaan X yang bergerak di bidang kaos, memiliki 6 mesin untuk membuat kaos. Target produksi perusahaan X ini dalam sebulan adalah memproduksi 8000 kaos. Padahal jika dilakukan maksimalisasi penggunaan mesin sebagai aset dari perusahaan ini, maka dalam sebulan perusahaan X ini akan mampu memproduksi 8000 kaos tersebut hanya dengan menggunakan 4 mesin secara maksimal. Maka penggunaan 2 mesin lainnya sebenarnya tidak diperlukan dalam siklus kegiatan perusahaan ini. Sehingga dapat dikatakan bahwa telah terjadi ketidakefisienan yang mengakibatkan kerugian ataupu kemubaziran bagi perusahaan ini. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa penggunaan 2 mesin lainnya itu tidak memberikan value kepada perusahaan X itu. Padahal modal atau uang yang digunakan untuk 2 mesin lainnya itu dapat digunakan atau diputarkan ke modal atau aset maupun properti lainnya yang dapat menunjang keuntungan bagi perusahaan tersebut.

Di dalam mikro, yang menjadi penanggung jawab dari terjadinya ketidakefisienan ini adalah direksinya. Karena bukannya memberikan keuntungan atau profit bagi perusahaan namun malah menimbulkan kerugian.

Kerugian akibat inefficient economic dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu :
1. Telah dikeluatkannya uang namun tidak terjadi pemasukan maupun profit atau keuntungan.
2. Tidak dikeluarkannya uang namun sesungguhnya jika dikeluarkan uang akan mendatangkan keuntungan atau profit. Istilah lainnya adalah opportunity loss.

Kesimpulannya dapat dikatakan bahwa, ketidakefisienan ekonomi ahanya menimbulkan kesiasiaan dalam aktivitas dan tidak memberikan value pada aktivitas tersebut. Dengan ditiaadakannya aktivitas yang tidak efisien tersebut pun tujuan dari kegiatan harus tetap tercapai.

*dari berbagai sumber

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 26, 2011 in education, vocabulary

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: