RSS

Museum Naga

24 Jul

Museum Naga ini adalah konsepsi awal museum swadaya masyarakat, yang terletak di situs-situs cagar budaya di seluruh Indonesia. Datang ke satu situs cagar budaya, tentu kita tak hanya swapotret (selfie) saja, namun juga memahami esensi setiap sudut pandang cagar budaya tersebut. Museum adalah salah satu yang bisa menjelaskan dengan dokumentasi dan deskripsi situs itu atas 4 hal: artifacts, ecofacts, ancient architeture, cultural landscape. Semuanya budaya material, yang kemudian bisa menjelaskan budaya immaterial, seperti prosesi/tradisi dan pranata kehidupan di situs itu.

Ada hal menarik dari Situs Batu Naga ini, bahwa ukiran (carving) yang ada di dua batu tersebut (dan mungkin masih banyak batuan serupa terkubur di sana), adalah adanya gambaran manusia dan makhluk lain yang sedang melukan prosesi khas. Naga menjadi gambar utama di situ, dengan manusia (ukuran lebih kecil) yang sedang memegang ekor naga. Konsepsi naga di seluruh dunia tak sama, tapi ia menjadi semacam penjelmaan makhluk perkasa yang mampu membawa banyak hal ke dunia: prosper, or disaster?

Mari sumbang ide dan pernak-pernik untuk melengkapi Museum Naga, inisiatif dari warga Desa Banjaran, di kaki Gunung Ciremai, atau 1,5 jam dari ibukota Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Any ideas are accepted! Yiuuukkkk….?

13707669_10207199678258929_8490179138991235666_n

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 24, 2016 in public policy

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: