RSS

Arsip Kategori: curhat

Psikopat, Sosiopat: Antara Mitos dan Fakta


Kali ini saya tetap membahas yang ada di TV atau koran seminggu terakhir, tapi dari kacamata yang agak berbeda. Saya bukan ahli psikiatri, tak juga psikolog. Yang pasti, saya hanya kagum dengan kriteria psikopat yang diucap singkat oleh psikolog cantik Mbak Cassandra yang sore ini tampil di TVOne. “Mati rasa” saat membunuh antara Depok dan Jombang? Hmmm, sounds like Lapindo & Hotel Mulya…

***

PSIKOPAT

Hervey M. Cleckley (1941) menggambarkan secara sistematis [bahwa psikopat] memiliki seperangkat kepribadian dan perilaku. Seorang psikopat terlihat sangat menarik, selalu mencoba menarik perhatian orang di awal bertemu, dan terkadang terkesan normal-normal saja. Sesungguhnya mereka orang yang mencintai diri (narsis, egois), tidak jujur, sangat tergantung orang lain, dan kerap menunjukkan perilaku tidak bertanggungjawab tanpa alasan yang jelas, atau malah hanya karena merasa lucu saja. Read the rest of this entry »

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 25, 2008 in curhat

 

Lelah Berwacana


Semua tanggalan merah atau hari apapun yang mengingatkan akan rasa nasionalisme sebuah bangsa, sepertinya tak lepas dari “garapan” orang-orang yang mementingkan diri sendiri ataupun kelompoknya. Walau mengatasnamakan “kemiskinan” atau “kebangkitan”, sepertinya semua itu hanya kepulan asap. Bayangkan saja saat duduk di atas ojek (di belakang bajaj atau metromini yang tak pernah merawat mesin apalagi knalpot), tentu kepulan asap ini menyesakkan dada dan menyakitkan mata. Oh jangan lupa, hari ini di halaman 2 Kompas ada wacana “pejabat naik ojek”. Anything for a juicy media coverage!

Bok, ini wacana bok…

Hari ini saya lelah. Melihat bangkai tikus di tengah jalan tanpa ada orang peduli. Melihat halte busway sudah berwarna abu-abu, dan bus-nya sendiri sudah baret sana-sini. Duduk di lantai paling atas rumah, saya menutup mata membiarkan wajah diterpa angin di sore yang mendung. Sesak.

Banyak sahabat silih berganti mengajak ke bioskop hingga datang ke diskusi serius. Sungguh saya sudah kehilangan rasa nyaman tinggal di Jakarta, tapi saya merasa ada kepuasan tersendiri saat mblusuk-mblusuk mencari buku bekas di Proyek Senen yang sebentar lagi almarhum (yang mungkin akan berganti dengan mal supermegah). Berjalan kaki di sisi Lapangan Banteng sore ini mengingatkan masa sekolah dahulu.

Ah, saya terlalu banyak bermimpi tentang masa lalu. Hari ini, saya bahkan tak berminat datang ke Indonesia Regency Expo di JCC… selamat datang Bapak Ibu dari seluruh kabupaten di Indonesia. Selamat berpameran. Maaf saya tak bisa ke sana, saya hanya lelah terhadang macet.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 16, 2008 in curhat

 

“Bad News” is not good for my rating


For three days I haven’t seen news or clicked any link in detikcom, I just felt good. I knew about the fire in Grand Indonesia, I heard my hubby mumbling when reading Kompas. For three days I learned bawang merah is some kind of gone into thin air after its price dropped a little bit. An old trick to raise price. For three days I learned nothing new.

Fact is, I got cold. And I need something to escape with: hot orange juice and good readings. CS Lewis, Edgar Allan Poe, Mary Higgins-Clark are amongst the must-read, at least once in my lifetime. Probably poems, too. I loved Wordsworth once. Or local writers like Marah Roesli? Ah, I need something lighter.

Stop.

I don’t need bad news. CBS even cut loss by providing good news. Viewer age remains a concern while CBS has traditionally attracted more total U.S. viewers than its competitors, its average viewer tends to be older, beyond the demographic groups that many advertisers prefer to reach. To date this season, the network’s median age is 52.9, compared with 45.2 for Fox, 48.4 for NBC and 49.6 for ABC. This year, perhaps trying to appeal to younger viewers, CBS will introduce four mixed martial-arts shows Saturday nights in the United States.

What about Liputan 6 whom once attracted viewers with unabashed Ira Koesno-Arief Suditomo duet? What about Metro TV smiley anchorwomen? Ten TV stations in Jakarta are jumbled content. What about our younger viewers. Yay, not that easy. They are kind of blogging and facebooking for news. They even unaware of happenings due to their “gw bgt” attitude. They went for fun karaoke or singing contest. They are singing their heart out and still need push entertainment served to their laps. Me or younger generations are looking for pull news. The hectic, bad news provided by television is crowding out.

I am too serious, aren’t I?

*away from my keyboard*

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2008 in curhat, newsworthy

 

Gugat Telkomnet Speedy!


STO Cempaka Putih mengalami “kerusakan massal”?

Minta maaf karena server rusak?

Sil, ini posting paling pendek lagi, karena memang pelayanan publik di negeri ini kacau-balau, kita punya uang, tapi kita tak punya kuasa atas jasa yang kita beli. Telkom memang harus di-Baby Bell-kan. Kita buat agar semangat otonomi daerah akan menjadikan “Telkom Jakarta” berubah lebih profesional dari “Telkom Jakarta Coret”.

FYI, Telkomnet Speedy rusak sejak Sabtu siang hingga malam ini. Dial-up? Kalau kepepet. Mengadu ke YLKI? Di-forward ke BRTI. Telepon BRTI? Protes karena dapat limpahan YLKI. *geleng geleng gaya dugem Ebony*

and away from my keyboard again…

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 31, 2008 in curhat

 

Sil, ini posting terpendek


(maaf, baru satu posting terpendek di blog ini, tapi terus terang piring cantik juga cita-cita!)

Berhenti di lampu merah air mancur pizza man di Jl Sudirman, Jakarta, saya terpana dengan lampu kerlap-kerlip dengan tiang beton yang harga satu tiangnya tentu lebih mahal dari 100kg beras raskin. Ada ratusan (mungkin ribuan kalau dihitung semua lampu ‘gak penting’ di Jakarta). Cahaya kerlap-kerlip ini bisa disubstitusi dengan lampu sorot macam tiga arah di Bunderan HI. Letakkan di titik-titik pertigaan atau perempatan di seluruh Jakarta, lebih memiliki manfaat. Sil, saya punya pertanyaan jadoel: sekarang sebutkan manfaat dari fungsi guna? Jawabnya: lampu ‘gak penting. :))))

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 28, 2008 in curhat