RSS

Arsip Kategori: market mechanism

(LIVE BLOG) Growing Value: Meething the Demands of New Consumer Markets While Strengthening Local Value Addition


Panjang bener ya judulnya?

Intinya sesungguhnya “buka pasar baru” dengan penekanan posisi (positioning) baru, yaitu “rasa lokal”. Pendekatan ini tidaklah baru, Pemain baru di satu pasar sebenarnya juga tidak perlu susah “menemukan” teknologi termutakhir, karena hanya perlu “melanjutkan”. Argumen terakhir ini cukup penting, mengingat perang paten kian marak beberapa tahun terakhir (contoh: Apple dan Samsung). Pemain baru kemudian harus memanfaatkan teknologi baru, termasuk media baru yang didorong oleh teknologi termutakhir, agar pemanfaatan pasarnya lebih optimal.

Pembicara siang ini adalah:

1. HE Dr Mari Elka Pangestu, Minister of Tourism and Creative Economy, Republic of Indonesia

2. HE Mr Tim Groser, Minister of Trade, Minister for Climate Change Issues, and Associate Minister of Foreign Affairs, New Zealand

3. Ms Zuhal Mansfield, Chairperson, TMG Mining and Manufacturing Ltd Sti and President, Turkish-Egyptian Business Counsil, Foreign Economic Relations Board (DEIK), Turkey

4. Mr Douglas Comrie, Managing Director, B&M Analyss, and Chief Facilitator of the Durban Automotive Cluster (DAC), South Africa

5. Mr Suryo Suwignjo, Presiden Director, IBM Indonesia

6. Dr James Zhan, Director, Investment and Enterprise Division, UNCTAD

Marie Pangestu: to have positioning in global consumer market, first in Indonesia and Asia Pacific of new market, a growing middle class, growth 37% of middle class population to grow. Three things happen in this market:

1. Women 62% who make decision to buy.

2. Consumption pattern that is different today from the past. Social media triggers it.

3. Making tangible products vs. intangible products. Buy things [and experience].

There is niche products here. Example is co-production Indonesian animation production house with the ones in Seoul and Hollywood. In the future, could be with New Zealand.

Tim Groser: sustain on global process, reduce compliance costs, dimension has grown for small economies by participating in global value chains by producing one component over total products.

Chatib Basri: The higher value chain; Indonesia is not producing cheap textile but batik as lifestyle.

Douglas Comrie: Build an honest local value. Enable regional trade.

Zuhal Mansfield: Growing export numbers, growing tourism numbers since 1995. Diversification of manufacturing areas in Turkey.

Suryo Suwignjo: Growing middle class, but the global market is actually changing. *btw, I LIKE THIS GUY*

 

Tag:

Spectrum Management


Saya baru saja ditelepon seorang kawan dari sebuah majalah ekonomi untuk sebuah opini menjelang tidur. Karena topiknya seksi. izin penyiaran, saya tak jadi tidur. Sekarang malah larut dalam membaca tulisan-tulisan di Ofcom (Office of Communication), kiblat saya untuk sebuah good governance terkait pengaturan infrastruktur komunikasi (penyiaran ada di dalamnya).

Saya tak mau beberkan isi telepon tadi, silakan baca majalahnya kalau keluar nanti. Malam ini saya mau membahas regulasi Ofcom terkait manajemen spektrum frekuensi, yang dikenal dengan nama command and control. Ofcom telah menerapkan regulasi spektrum yang top-down ini selama 100 tahun terakhir. Dengan perkembangan kebutuhan versus penggunaan, yang juga terkait hal isi siaran (bahkan teleponi pun telah menjajakan jualan audio videonya dengan gencar), pengaturan Ofcom ini diubah. Mekanisme pasar akan lebih ditekankan menjelang tahun 2010.

We believe that market forces should be allowed to prevail where this is in the best interests of citizens and consumers. This is based on the belief that firms have the best knowledge of their own costs and preferences and a strong incentive to respond to market signals and put resources to their best possible use (Ofcom, Spectrum Framework Review, 2004).

Liberalisasi manajemen spektrum ini menawarkan dua mekanisme:

  • Pertama: berdasarkan variasi izin untuk menerapkan perubahan yang diminta oleh pengguna/pemohon. Ofcom akan mempertimbangkan berdasarkan kewajiban yang telah pemohon lakukan selama beberapa waktu terakhir. Jika baik, Ofcom akan mempertimbangkan apakah permintaan ini akan mengganggu atau tidak mengganggu pengguna lain.
  • Kedua mekanisme yang ditawarkan Ofcom untuk berbagai macam izin yang telah ada adalah dengan mewajibkan mereka tidak menggunakan dengan percuma (tidak siaran, atau kadang siaran kadang mati) serta tidak menggunakan standar teknologi tertentu/minoritas. Hal ini akan mendorong pengguna spektrum mengubah pemakaiannya tanpa harus memberitahukan Ofcom. Ofcom telah mendata semua untuk penerapan tahun 2005. Banyak hal teknis yang harus diatur pada akhirnya, jika pengguna ingin menjalani mekanisme ini.

Menarik ya?

Tapi saya sudah mulai mengantuk. Saya simpan dulu file pdf ini (klik sini untuk mengunduh). Selamat istirahat.