RSS

Arsip Kategori: marketing

A different view now


Ten years ago
sales ppl/marketers used to do for a living is yell at strangers
that we would buy tv commercials
hope that strangers are sought
and if enough strangers are sought
they would send us money
we’d rent a phone lister
send her sales people out
call on purchasing agents
and if call on enough  purchasing agents
we’d sell stuff
and that’s what we did for a hundred years
then the web came along

— Seth Godin —

***

Applications are pieced together, in a number of characteristics:
– applications are relatively small, – data in the cloud
– applications can run on any device pc or mobile phone
– applications are fast and very customizable
– applications are distributed virally, by social networks, by email (won’t go to store and purchase them)
Solves a lot of problems and works everywhere…

— Eric Schmidt —

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 1, 2008 in marketing, media, seth godin

 

Mario Teguh, Andy Cohen, Madonna & Me


Four Minutes to Save the World

Tick tock tick tock tick tock…

Sore ini saya terkagum-kagum melihat klip video nenek satu ini, bagaimana ia bergerak dinamis dengan Justin Timberlake, dengan konsep visual yang memerlukan pemikiran lebih lanjut; bagaimana ia bisa menyatukan lirik dengan musik untuk bergoyang ringan; bagaimana ia tetap produktif di usianya sekarang. Konsepsi video, yaitu mengelupasnya bath tub hingga perut Justin membuat saya berpikir bahwa klip berdurasi empat menit (?) memaksa penonton seperti saya untuk tidak membuang waktu. Carpe diem, or do it fast?

Sebelumnya saya menonton rerun acara Mario Teguh di O Channel. Pelajaran yang saya dapat adalah lebih dari sekadar kalimat motivasional. Seperti layaknya pemuka semua agama di dunia ini, ia pun mengajar kebaikan yang bersifat universal. Ia tidak terjebak pada uang semata sebagai tujuan akhir, walau demikian saya tak terlalu kagum dengan sosoknya di TV karena memang baru kali ini saya menonton acaranya. Pertanyaan seorang wanita tentang gender di kantor tak menjawab, walau sang penanya seakan tersenyum puas. Saya menyukai Mario Teguh berbicara di radio, lebih terarah (satu arah?) yang membawa makna lebih.

Setelah puas melihat klip video Madonna, menonton O Channel, saya kembali duduk di belakang komputer dan menonton motivational leader seperti Steve Jobs, Andy Cohen atau Seth Godin. Siapa tak kenal Steve Jobs dari Apple Computer Inc., tapi siapa yang kenal Andy Cohen di Indonesia? Saya sudah mengagumi Seth Godin sejak lama, walau masih belum lengkap mengoleksi bukunya (mahal!).

Saya menemukan hal baru dari gaya Andy Cohen memotivasi orang: mengikutsertakan penontonnya berekspresi. Saya turut mengambil koin dan mencoba magic trick yang ia contohkan. Oh wow, the magic is me! How I manage information, that’s right! He’s good. Save my day, at least.

Terakhir Seth Godin… see it for yourself.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 18, 2008 in business, leadership, marketing, motivational, public policy